WARTAKENDALI.com | Kota Batu – Dalam rangkaian selamatan Desa Pesanggrahan, dengan begitu banyaknya antusias masyarakat yang hadir dan ikut meramaiakan karanaval dengan berswadaya mandiri, bertemahkan “Atur Pasrah Bulu Bekti” Aruming Gati Marganing Nyawiji – Eka Prasetya Pancakarsa. Suasana gegap gempita meriah dalam uporia semangat kebersamaan dan persatuan lintas budaya Nusantara, pada Minggu, (15/06/2025).

Kegiatan ini merupakan salah satu dari rangkaian pagelaran akbar selamatan Desa Pesanggrahan yang ke-169 tahun. Dengan berbagai rangkaian kegiatan yang didakan setiap tahun sebagai bentuk rasa sujud syukur atas karunia “Gusti Kang Murbeng Dumadi” Tuhan yang maha Agung dan Maha kasih sayang serta maha memberi nikmat kepada umat manusia.

Karnaval kali ini diikuti ribuan peserta dari 13 RW, yang masing-masing menghadirkan pesona penampilan yang sangat menarik perhatian bagi para penonton yang menyaksikan kemeriahan gelaran karnaval desa yang menarik banyak pengunjung baik warga Kota Batu dan warga Desa lain diluar Batu. Turut hadir, Sasongko Camat Batu, DAN Ramil,Batu Kapten Jumawi, Babin Kamtibmas, Kepala Desa Pesanggrahan Imam Wahyudi SE., Anggota DPRD Batu Hasan Abdila, seluruh staff dan jajaran perangkat Desa Pesanggrahan beserta Tim.

Juri dan Penilai Ketua Dewan Kesenian Kota Batu, Ki Sunarto, serta undangan. Imam Wahyudi SE. Memyampaikan Terimakasih kepada seluruh Masyarakat atas dukunganya hungga terselenggaranya Karnaval bersih desa kali ini.
“Saya atas nama pemerintahan Desa Pesanggrahan, mengucapkan terima kasih kepada seluruh masyarakat Pesanggrahan yang mengikuti rangkaian acara bersih desa yang ke-169, dan hari ini melaksanakan karnaval budaya yang diikuti seluruhRW berjumlah 13 yang ada di Desa Pesanggrahan”. Ucapa Imam Wahyudi.

Tak lupa Kepala Desa yang menjabat dua periode ini mengucap syukur atas karunia Tuhan Yang Maha Esa kepada semua Masyarakat Desa Pesanggrahan.
” Alhamdulillah Puji Syukur atas karunia Tuhan yang Maha Esa atas segala karunianya kepada semua Warga Masyarakat dan perangkat Desa yang hingga saat ini Desa Pesanggrahan memasuki usia yang ke – 169 Tahun”. Ujarnya.
TEMA TAMPILAN RW. 01 – 13.
RW 01. Memperkokoh Ideologi Pancasila Menuju
Indonesia Emas The Legend of Ramayana
“Rama & Shinta”
02. Bandung – Bondowoso “Roro
Jonggrang”
03. Wayang Uwong
04. Tan Hana Dharma Mangrawa
05. Matah Ati Sang Ratu Adil Mesanggrah
Ing Perdikan Batu.
06. Udik Udik Beras Kuning, Andhini
Krombyong
07. Maung Syama
08. Tari Borneo – Tuwuh Lan Ngembaka.
09. Bedo Rogo, Siji Roso, Srawung Budoyo
Bareng RW Songo
10. Betari Sri Angreksa Bhumi – Abhirama
Ring
11. The Post Cultural of Warok in East Java.
12. Berdaya dan Berbudaya.
13. Memperkokoh Ideologi Pancasila Menuju
Indonesia Emas The Legend of
Ramayana “Rama & Shinta”
Salah satu peserta dari RW 09 menampilkan Ogoh-ogoh Raksasa yang ditumbangkan secara beramai-ramai, dalam hal ini bisa diterjemahkan bahwa Ogoh-ogoh merupakan cerminan dari sifat angkara murka, rakus dan penuh ketamakan yang pada akhirnya ditumbangkan beramai-ramai oleh warga Masyarakat.
Selamatan desa sekaligus bersih desa, merupakan sebuah tradisi ritual yang dilakukan oleh masyarakat desa, khususnya di Jawa, sebagai wujud syukur atas berkah dan karunia yang diberikan Tuhan, serta untuk memohon keselamatan dan kesejahteraan desa, dan juga cerminan dari nilai-nilai luhur masyarakat desa dalam menjaga harmoni, kebersamaan, dan rasa syukur kepada Tuhan. (*).






