WARTAKENDALI | Kota Batu – Debat sesi terakhir yang digelar KPU Kota Batu di Golden Tulip Holland Resort Batu, Komplek Bukit Panderman Hill Jalan Cherry No.10, Kelurahan Temas, Kecamatan Batu, Kota Batu, pada Kamis (22/11/2024), semakin seru dan menarik pehatian dari kalangan para paslon, salah satunya Kresna Dewanata Phrosakh yang biasa disapa mas Dewa ini di akhir acara Debat Publik yang terakhir menjelaskan kepada awak media bahwa, pertanyaan dari kedua lawan paslon menurutnya pertanyaannya tidak ada yang berat tapi semuanya saling memberi Klasifikasi Lapangan Usaha (KLU).

” Ya, bahwa Kota Batu ini ada beberapa permasalahan sehingga kita bisa sama – sama saling memecahkan permasalahan ini, semua usulan ataupun tanggapan tadi akhirnya kita bisa kelola dengan baik dari seluruh para Paslon, sehingga nanti pemimpin yang memang akan memjadi memimpin Kota Batu mendapatkan Insert ( Obyek atau kedudukan suatu daerah yang dipetakan terhadap daerah di sekitarnya) dari semua Paslon yang sekarang ini sedang berkontentasiberkontentasi,” terang Mas Dewa.

Masih Mas Dewa, dari debat terakhir ini dirinya berpesan dan berharap kepada masyarakat Kota Batu bahwa pilihlah Pemimpin yang programnya memang benar – benar bisa direalisasikan.

“Pilihlah Pemimpin yang programnya memang benar – benar bisa direalisasikan ketika hari pertama bekerja bisa langsung mengambil aksen bahwa program tersebut memang memiliki kemampuan atau kualifikasi yang memadai untuk melaksanakan suatu tugas atau tanggung jawab dengan baik (kapabel) di Pemerintahan Kota Batu, tentunya kami dari pasangan Krida insyaAllah dengan seluruh materi yang kita sampaikan dalam debat masyarakat Kota Batu bisa menilai, InsyaAllah bahwa itu program – program dari pasangan Krida itu bisa langsung dilakukan dimasyarakat di hari pertama menjabat atau di hari bekerja,” tandasnya.

Untuk filosofi APK segitiga mas Dewa memaparkan bahwa kecamatan di Kota Batu ada 3, kemudian kita akan berharap seperti gunung bentuknya Piramida, kita akan berada di titik puncak, maka masalah dan usulan semuanya itu berasal dari bawah, usulan dari bawah semakin banyak keatas akhirnya mengerucut dengan adanya Political Will (kesediaan dan komitmen pemimpin untuk mengambil tindakan demi mencapai tujuan tertentu) dari pimpinan yaitu bu Krida nanti kita laksanakan. (ipi) 

By admin