WARTAKENDALI | Kota Batu – Dalam pelaksanaan dan sesuai tahapannya Pilkada serentak 2024, Komisi Pemilihan Umum ( KPU ) Kota Batu menggelar acara Debat Publik Ke-2 Pasangan Calon Walikota dan Wakil Walikota Batu, agenda debat tersebut dilaksanakan di Hotel Shinggasari Resort, Jalan Ir. Soekarno No.120, Desa Beji, Kecamatan Batu, Kota Batu, pada Jum’at (08/11/2024) malam. Debat Publik Ke-2 Calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Batu Pemilihan Serentak 2024, kali ini mengusung tema ” Pendidikan, Peelindungan anak, Kesehatan dan Kebudayaan ” Setiap Pasangan Calon yang hadir bersama masa pendukung masing-masing Paslon. Hadir menyaksikan debat Paslon, yang mewakili PJ Walikota Batu, Kapolres Batu yang meeakili, Kejaksaan Negeri Kota Batu yang mewakili, Ketua dan Wakil ketua DPRD Batu, Komisioner KPU Batu, Komisioner Bawaslu, Camat, Kades/Lurah se Kota Batu.

Ketua KPU Kota Batu Heru Joko Purwanto dalam sambutan pembukaan Debat Publik Ke-2 menyampaikan bahwa, debat ini adalah wahana penguatan untuk menentukan pilihan. Gunakan kesempatan ini untuk menunjukan program yang mampu memberikan penguatan terhadap pemilih.

“Ya, debat ke- 2 ini adalah penajaman visi misi para pasangan calon yang hadir, kali ini kita mengusung tema sesuai dengan teknokrat RPJMD Kota Batu 2024 – 2029, salah satunya di bidang kesehatan, kebudayaankebudayaan dan pendidikanpendidikan,” jelas Heru.

Dijelaskannya, panelis tetap menggunakan dari Universitas di Malang Raya, seperti dari UB Universitas Brawijaya, UM Universitas Muhammadiyah dan UMM Universitas Muhammadiyah Malang.

“Dengan digelarnya debat publik kedua ini, yang difasilitasi oleh KPU sebagai fasilitas kampanye untuk pasanga calon, dan debat ini disiarkan dibeberapa media online dan media televisi secara live.

“Harapan kami agar masyarakat Kota Batu bisa ikut menyimak. Sehingga nanti dalam hal memilih, masyarakat ini ada acuan bagaimana visi misi ke depan ketiga pasangan calon ini. Dengan cara menyimak, mencermati dan tentunya masyarakat bisa menilai sendiri lewat hasil debat publik ini,” tutur Heru.

Menurutnya, masyarakat bisa memilih siapa calon pemimpin daerah, seperti informasi yang telah disediakan oleh KPU lewat debat publik ini.

“Ya, ini salah satu acuan, karena kami dalam sosialisasi terhadap pemilih pemula bisa sering mengetahui informasi detail tentang pasangan calon Walikota dan Wakil Walikota Batu. Artinya, membaca literasi dan mencari informasi lewat debat publik ini,” ujarnya.

Ia mengimbau kepada seluruh masyarakat Kota Batu siapapun pilihannya silahkan.

“Mari kita datang ke TPS (Tempat Pemungutan Suara) pada tanggal 27 November 2024, karena suara anda sangat berarti untuk Kota Batu. Dan tentunya Golput itu tidak keren,” tandasnya.

Heru berharap dengan melihat debatvini masyarakat ikut menyimak sehingga dalam hal memilih ada acuannya dengan melihat visi misi dari ketiga pasangan calon.

Sebagai moderator debat Septian Wilsonempat panelis yang membuat materi yang diperdebatkan ketiga pasangan calon, diantaranya :

Panelis 1, DR. Teguh Trieiyanto, S. PD.,M.PD bidang keahlian Manajemen Pendidikan.

Panelis 2, M. Kholid Mawardi, S.SOS.,M.A.B., PH.D, bidang keahlian Manajemen Stratejik dan Ekonomi,

Panelis 3, Hilda Rosa Ainiyah, S.PSI., M.PSI., PSIKOLOG, bidang keahlian Psikologi Klinis Anak dan Remaja.

Panelis 4, Wahyudi Kurniawan, S.H., M.H.I.I., C.ME, bidang keahlian Hukum Acara dan Mediasi.

Panelis 5, Dini Latifatun Nafi’ati, S.PSI.,M.PSI., PSIKOLOG KLINIS, bidang keahlian Psikolog Klinis.

Pada debat yang berjalan selama 3 jam tersebut, pasangan nomor urut 1, Nurochman – Heli menyoroti pengembangan dan pembangunan sumber daya manusia ( SDM ) yang unggul dengan menciptakan 50 orang sarjana S1 untuk setiap tahunnya.

Di bidang kesehatan , pasangan ini berencana mewujudkan program ” Satu Desa Satu Dokter ” sesuai dengan program Presiden Prabowo Subianto.

Pasangan calon nomor urut 2, Firhando Gumelar – H. Rudi lebih menawarkan ” Satu KK satu Sarjana ” untuk meningkatkan kwalitas pendidikan di Kota Batu.

Di bidang kesehatan, pasangan GURU Ini mengusung program ” Jemput Orang Sakit Pulang Sembuh “. Menurut mereka, dalam program ini dokter akan melakukan kunjungan ke rumah – rumah warga secara rutin. Menyangkut perlindungan anak, Firhando Gumelar – H. Rudi menyiapkan program konseling bagi anak korban kekerasan dan bullying.

Sementara itu, pasangan nomor urut 3 Krisdayanti – Kresna Dewanata Phrosakh berfokus pada peningkatan mutu pendidikan secara optimal, program sekolah gratis untuk tingkat TK, SD dan SMP. Di bidang kesehatan, pasangan KRIDA ini berkomitmen untuk menyediakan layanan dokter spesialis gratis. (ipi) 

By admin