WARTAKENDALI.com | Kejari, Kota Batu – Kejaksaan Negeri (Kejari) Batu melalui Kepala Seksi Intelijen (M. Januar Ferdian, SH, MH) yang didampingi oleh Kasubsi dan Jaksa Fungsional, beserta staf dan jajarannya telah melaksanakan kegiatan sosialisasi aplikasi Real Time Monitoring Village Management Funding di Aula Kantor Kejaksaan Negeri Batu, Jalan Sultan Agung Nomor 07, Kelurahan Sisir, Kecamatan Batu, Kota Batu, pada Jumat (11/4/2025).

Kegiatan tersebut bertujuan untuk meningkatkan kapasitas aparat desa dan pemangku kepentingan, dalam mengelola dana desa dengan lebih efisien. Sosialisasi ini dimulai pada pukul 09.00 WIB – pukul 11.00 WIB, para peserta dengan antusiasme tinggi mengikuti acara yang digelar kejari Kota Batu . Para peserta diperkenalkan dengan aplikasi Real Time Monitoring Village Management Funding yang dirancang untuk memudahkan pemantauan dan pengelolaan dana desa secara transparan dan akuntabel.

Dalam acara tersebut, narasumber dari Kejaksaan Negeri Batu (M. Januar Ferdian, SH, MH) Kepala Seksi Intelijen pada Kejaksaan Negeri Batu menjelaskan secara detail cara penggunaan aplikasi dimaksud, manfaat yang dapat diperoleh, serta pentingnya keterlibatan semua pihak terkait dalam proses monitoring dan pelaporan dana desa.

“Ya, Peserta juga kita berikan panduan praktis mengenai langkah-langkah konkrit dalam menggunakan aplikasi tersebut,” jelasnya.

Januar juga memaparkan, partisipasi aktif dari aparat desa dan pemangku kepentingan lainnya sangat dibutuhkan guna memastikan pengelolaan dana desa berjalan sesuai dengan ketentuan yang berlaku, sehingga manfaat dari alokasi dana desa dapat dirasakan secara maksimal oleh masyarakat setempat.

“Dengan adanya sosialisasi ini, diharapkan bahwa transparansi, akuntabilitas, dan efisiensi dalam pengelolaan dana desa akan semakin meningkat, sehingga pembangunan di tingkat desa dapat berjalan lebih baik dan memberikan dampak positif bagi seluruh warga desa,” papar Kepala Seksi intelejen Kejari Batu.

Masih Januar menambahkan kalau aplikasi tersebut dilengkapi dengan fitur seperti dashboard real-time, pelaporan keuangan yang sesuai standar, serta notifikasi untuk indikasi penyimpangan.

“Memang, sistem verifikasi data ini memastikan informasi yang dimasukkan akurat dan sah dan Kejaksaan dapat memonitor Dana Desa secara efisien tanpa harus turun ke lapangan, serta mendeteksi dini potensi penyalahgunaan dana untuk tindakan preventif,” tandas Januar Kepala seksi intelejen, Kejari Kota Batu. (ipi)

By admin