WARTAKENDALI.com | Kota Batu, Jatim – Kunjungan Menteri Sosial UPT PPSPA Jl Trunojoyo Songgokerto, Kota Batu terkait Program sekolah rakyat yang di pidatokan oleh Presiden Prabowo, Dihadiri langsung oleh Saifullah Yusuf Mentri Sosial RI, beberapa Forkppimda Jatim yang mewakili Gubenur Jawa Timur, Kepala DPR Kota Batu, Kadishub Kota Batu, dan forkopimda Kota Batu lainnya,

Dalam pidatonya, Menteri Sosial RI Saifullah Yusuf meyebutkan Program Sekolah Rakyat ini adalah suatu Program Sekolah Rakyat dari Presiden Prabowo, yang memberi Harapan untuk Anak Kurang Mampu seperti Kyla.

“Presiden Prabowo Subianto kembali menegaskan komitmennya untuk memajukan pendidikan di Indonesia melalui Program Sekolah Rakyat. ” ungkap Saifullah Yusuf

Dalam video yang diputarkan dilayar, Program ini ditujukan bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu, termasuk sosok Kyla, seorang pelajar SD yang sempat menjadi perhatian Prabowo dalam salah satu pidatonya.

Siapa Kyla?

Kyla adalah seorang anak berusia 10 tahun asal Jawa Tengah yang sempat viral karena perjuangannya bersekolah meski berasal dari keluarga prasejahtera. Kisahnya menyentuh hati Prabowo, yang kemudian menjadikannya sebagai simbol semangat anak Indonesia yang pantang menyerah meski dalam keterbatasan.

“Saya terharu melihat anak-anak seperti Kyla, yang tetap bersemangat belajar meski hidup serba kekurangan. Mereka adalah masa depan bangsa, dan kita harus memastikan mereka mendapat pendidikan terbaik,” ujar Prabowo dalam kunjungan kerjanya pekan lalu.

Fokus Program Sekolah Rakyat

Program Sekolah Rakyat digagas untuk memberikan akses pendidikan berkualitas bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu. Beberapa poin penting dalam program ini meliputi:

1. Beasiswa Penuh – Mulai dari biaya sekolah, seragam, hingga buku pelajaran.

2. Makanan Bergizi Gratis – Setiap siswa akan mendapat asupan gizi yang memadai untuk mendukung proses belajar.

3. Pelatihan Keterampilan – Tidak hanya akademik, siswa juga akan dibekali dengan keterampilan praktis untuk masa depan.

4. Pendidikan Inklusif – Memastikan anak-anak dari daerah terpencil dan keluarga miskin tetap bisa bersekolah.

Dukungan Publik

Program ini mendapat respons positif dari berbagai kalangan, termasuk aktivis pendidikan. “Ini langkah nyata untuk mengurangi kesenjangan pendidikan. Anak-anak seperti Kyla adalah bukti bahwa potensi besar ada di mana-mana, hanya butuh kesempatan,” tambah Saifullah Yusuf

Presiden menbahkan Pemerintah menargetkan Program Sekolah Rakyat akan dimulai secara bertahap pada 2025, dengan prioritas di daerah tertinggal. Prabowo berharap, melalui inisiatif ini, lebih banyak anak Indonesia bisa meraih mimpi mereka tanpa terbebani biaya pendidikan.

“Kyla dan ribuan anak lainnya adalah pahlawan bangsa. Tugas kita adalah memastikan mereka bisa sekolah dengan layak,” tegas Prabowo. (*). 

By admin