WARTAKENDALI.com | Kota Batu – Lembaga Budaya dan Seni Kecamatan Bumiaji yang disingkat LABUNI resmi menggelar kegiatan budaya perdananya. Kegiatan yang hanya dipersiapkan dalam waktu 14 hari ini diikuti oleh 9 desa se-Kecamatan Bumiaji dan berlangsung meriah.

LABUNI sendiri baru dibentuk tahun lalu sebagai wadah pengembangan budaya di 9 desa yang ada di wilayah Kecamatan Bumiaji.

“Kegiatan ini masih perdana dari LABUNI. Alhamdulillah dengan semangat pengurus lembaga adat budaya seni kecamatan dan desa, serta dukungan bapak-bapak kepala desa dan BPD, kegiatan ini bisa berjalan sangat bagus dan meriah,” ujar pengurus LABUNI.

*Bidik Agenda Tahunan Hingga Tingkat Kota*  

Harapan ke depan, kegiatan ini tidak hanya berhenti di tingkat dusun, desa, dan kecamatan. LABUNI menargetkan kegiatan serupa bisa menjadi agenda rutin tahunan hingga ke tingkat Kota Batu.

“Budaya kita sangat banyak. Dengan perkembangan zaman, budaya ini semakin tergerus. Tugas kita mengangkat kembali agar anak cucu kita tahu, ternyata kita punya ini, ternyata kita punya itu,” lanjutnya.

*Mulai Pendataan Budaya di 9 Desa*

Sebagai langkah awal pelestarian, LABUNI sudah menyusun beberapa program. Salah satunya melakukan pendataan budaya yang ada di 9 desa di Kecamatan Bumiaji.

“Kita data budayanya apa saja, kapan dilaksanakan, ada dokumentasinya, lalu kita bukukan. Nanti itu menjadi kenangan untuk anak cucu kita ke depan dan harus diteruskan,” jelasnya.

Ia menekankan, pelestarian budaya bukan hanya tanggung jawab satu orang. “Ini menjadi tanggung jawab kita bersama. Masing-masing desa punya cerita yang tidak sama. Itu justru jadi daya tarik tersendiri,” tambahnya.

*Dorongan Menjadi Agenda Wisata*  

LABUNI juga mendorong agar kegiatan budaya di tiap kecamatan bisa masuk dalam agenda pariwisata Kota Batu. Dengan begitu, keragaman budaya dari tingkat dusun hingga kota dapat dipromosikan secara berkelanjutan.

“Harapannya masing-masing kecamatan melakukan hal yang sama. Dari dusun ke desa, desa ke kecamatan, lalu ditampilkan di tingkat kota. Sehingga budaya kita bisa terus hidup dan dikenal luas,” pungkasnya.

Kegiatan perdana LABUNI ini diharapkan menjadi pemantik semangat bagi kecamatan lain di Kota Batu untuk ikut mengangkat dan melestarikan budaya lokal. (red). 

By admin