WARTAKENDALI.com | Kota Batu – Dalam menyikapi dan menindak lanjuti surat dari Forum Masyarakat Peduli Mata Air (FMPMA) Kota Batu pada 19/7/2025 lalu, yang tujuannya dari Forum Masyarakat Peduli Mata Air ini, dibentuk oleh masyarakat agar untuk melindungi dan melestarikan mata air. FMPMA itu sendiri muncul karena adanya kepedulian terhadap sumber mata air yang terancam oleh dampak pembangunan, seperti pembangunan hotel yang merusak lingkungan dan mengganggu ketersediaan air. Gerakan ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya mata air, dan melakukan berbagai kegiatan untuk melindungi mata air dari kerusakan, maka dari itu anggota DPRD Kota Batu beserta Forum Peduli Air dan Kepala Desa, Kecamatan Bumiaji, mengadakan Rapat Kerja Gabungan untuk nencari solusi dan mendengarkan aspirasi bersama agar sember mata air khususnya di Desa Bulukerto tetap terjaga, dan kegiatan tersebut diselenggarakan di Ruang Rapat Pimpinan DPRD Kota Batu, Jalan A P lll Katjoeng Permadi, Kecamatan Junrejo, Kota Batu, pada Kamis (31/7/2025).

Dalam rapat ini, membahas kesalah pahaman tentang informasi yang dikutip dari sambutan Wali Kota Batu pada saat Paripurna 10 juni 2025 lalu, yaitu Paripurna Pandangan Umum Fraksi terhadap rancangan SPPGMG (Satuan Pelayanan Pembangunan Gizi untuk Program Makan Bergizi Gratis).
DPRD Kota Batu, Ketua Komisi C, Hj. Dewi Kartika, S.T, menyampaikan pada saat sambutan Wali Kota Batu saat itu menyebutkan akan dibangun SPPG di beberapa titik wilayah Kota Batu.
“Ini merupakan kewenangan dari dinas pusat, jadi masalah selesai, tidak ada bangunan yang akan didirikan di atas seputaran sumber mata air Gemulo, yang selama ini di perjuangkan oleh Forum Masyarakat Peduli Air,” ujarnya.

Karena ini ajang silaturahmi, maka pihaknya saat ini hanya menampung aspirasi dan keluh kesah saja, sekaligus memberikan solusi yang terbaik.
“Ya, nanti kita arahkan kirim surat lagi kepada Ketua DPRD untuk membahas permasalahan FMPMA secara lebih detail dengan Komisi dan dinas terkait,” paparnya.
Lebih lanjut, Politisi PKB ini menambahkan, bahwa dalam rapat ini juga disampaikan terkait pelebaran jalan yang ada di Bukit Jengkoang, Desa Bumiaji, Kecamatan Bumiaji akan diagendakan di lain pertemuan, dengan dinas terkait.

“Karena banyaknya mobil jeep yang lalu lalang di bahu jalan, sehingga mengganggu aktifitas kendaraan lain,” urainya.
Masih Hj. Dewi Kartika menambahkan bahwa sebagai wakil rakyat, pihaknya menegaskan berkata dengan hal tersebut memang tupoksi dari anggota DPRD Kota Batu.

“Menampung aspirasi masyarakat itu memang tugas kami sebagai anggota dewan, dengan kita menerima forum masyarakat yang sudah kami jembatani, pertanyaan yang mereka tanyakan sudah kami jawab, terutama dari Fraksi Gerinda bahwa tidak ada pembangunan SPPG di seputaran sumber mata air Gemulo,” tandasnya. (red).






