WARTAKENDALI | Kota Batu – Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Batu menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) sinergitas dan kolaborasi dalam rangka kesiapan angkutan Lebaran Idul Fitri 1446 Hijriah/ 2025 Masehi, serta upaya preventif dalam keselamatan transportasi di Kota Batu . Acara tersebut digelar di Hotel Purnama, Jalan Raya Punten No.1-15, Desa Punten, Kecamatan Bumiaji, Kota Batu, pada Kamis (20/3/2025).
Dalam kegiatan tesebut dihadiri oleh perwakilan Ketua DPRD Kota Batu, Kepala Kepolisian Resort Kota Batu yang diwakili, Kepala Kejaksaan Negeri Kota Batu yang diwakili, Komandan Kodim 0818 Malang-Batu yang diwakili, Sekretaris Daerah Kota Batu, Kepala Dinas Perhubungan Kota Batu, Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang, Kepala Dinas Pendidikan Kota Batu, Kepala Dinas Kesehatan Kota Batu, Kepala Dinas Pariwisata Kota Batu yang diwakili, Kepala Satuan Polisi Pamong Praja yang diwakili, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Batu yang mewakili, Kepala Dinas Koperasi, Usaha Mikro dan Perdagangan,Kepala Dinas Lingkungan Hidup, Kepala Badan Perencanaan Pembangunan, Penelitian dan Pengembangan Daerah
Kota Batu, Kepala Badan Keuangan dan Aset Daerah Kota Batu, Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kota Batu, Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Kota Batu, Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Malang, Kepala Satuan Lalu Lintas Kepolisian Resor Kota Batu, Kepala UPT P3LLAJ Malang Dinas Perhubungan Provinsi Jawa Timur, Kepala UPT. Pengelolaan Jalan dan Jembatan Malang, Kepala Unit Pengaturan, Penjagaan, Pengawalan dan Patroli Satuan Lalu Lintas, Kepolisian Resor Kota Batu.
Kepala Unit Kecelakaan Lalu Lintas Kepolisian Resor Kota Batu, Kepala Unit Keselamatan dan Keamanan Kepolisian Resor Kota Batu,Kepala Unit Regritasi dan ldentifikasi Kepolisan Resor Kota Batu.
Kepala Dinas Perhubungan (Kadishub) Hendri Suseno SP. MM dalam sambutannya menjelaskan kegiatan ini digelar dalam rangka membahas angkutan Lebaran Idul Fitri 1446 H/ 2025 M, Serta Upaya Preventif Dalm Keselamatan Transportasi di Kota Batu, Maksud dan tujuannya diadakan Forum lalu lintas ini adalah sebagai wadah komunikasi dan koordinasi antar instansi, antar leading sektor dalam libur Idul Fitri kedepan.
“Dengan adanya Komunikasi dan Kolaborasi antar stage holder diharapkan dapat memperlancar dan memberi kenyamanan pada masyarakat yang berkunjung ke Kota Batu. Kegiatan forum lalulintas pada hari ini ada banyak masukan, artinya banyak dikhususkan pada sinergi dan kolaborasi, yaitu OPD terkait namun tetap dibawah Komando Polri dan TNI, dengan berkolaborasi dalam libur Idul Fitri dan Hari Raya Nyepi.Dimana tahun 2024 dan 2025 kemarin telah ada peningkatan, Sama-sama sama di bulan Januari hingga 11 – 17.8 Persen, maka pentingnya koordinasi antar OPD terkait, sehingga tahu apa yang semestinya diperbuat sesuai dengan visinya.yang telah ditetapkan,” jelasnya.
Masih Hendri Suseno SP. MM berharap dengan digelarnya forum ini semuanya bisa berjalan lancar dan aman.
“Dengan tema kali ini, kami berharap semua bisa berjalan lancar, terutama dalam meningkatkan keamanan dan kenyamanan pelayanan masyarakat di jalan,” tambahnya.
Lebih lanjut Hendri Suseno menambahkan bahwa komunikasi dan koordinasi antarwilayah ini akan menjadi kunci dalam menciptakan sistem transportasi yang lebih terintegrasi.
“Berkolaborasi dengan Kabupaten Malang dan Kota Malang diharapkan dapat menjadi solusi untuk mengurai kemacetan yang kerap terjadi di Kota Batu,” tandasnya.
Beberapa langkah konkret yang dibahas dalam rapat tersebut antara lain:
1. Operasional Shuttle Bus dan Shuttle Wisata.
Penyediaan layanan shuttle bus dan shuttle wisata untuk memudahkan pergerakan wisatawan.2. Pengaturan Kantong Parkir.
Koordinasi dengan Dinas Pariwisata dan penyedia layanan shuttle untuk mengoptimalkan penggunaan kantong parkir di area wisata dan hotel.3. Penambahan Rambu Lalu Lintas.
Khususnya di Jalur Temas Wukir, untuk mencegah kendaraan besar melintas turun.4. Penyediaan Rest Area.
Lokasi istirahat bagi pengendara yang dilengkapi dengan strategi menarik minat masyarakat.5. Penambahan Lahan Parkir.
Kolaborasi dengan jajaran samping seperti Arhanud dan Pemerintah Kabupaten Malang untuk menyediakan lahan parkir tambahan.
Rapat dalam forum ini juga membahas persiapan – persiapan menghadapi puncak arus mudik pada H+1 hingga H+4, yang biasanya menjadi momen hari paling padat kendaraan.
Beberapa langkah antisipasi yang bisa direncanakan antara lain:
A. Larangan Melintas di Jalur Klemuk
Sesuai kesepakatan Forum Lalu Lintas sebelumnya, kendaraan dilarang melintas di Jalur Klemuk dari arah bawah ke atas.
B. Pemetaan Jalur Rawan Bencana.
Kepolisian telah memetakan jalur rawan bencana dan menyiapkan langkah siaga untuk pengaturan lalu lintas jika terjadi bencana.
C. Ram Check Berbasis Data.
Pengecekan kendaraan (ram check) akan dilakukan berdasarkan data kunjungan wisatawan dari hotel dan objek wisata.
Sinergi dan kolaborasi antarinstansi, serta dukungan dari masyarakat, menjadi kunci utama dalam mewujudkan hal tersebut dan dengan langkah-langkah yang telah dirumuskan, Pemerintah Kota Batu, diharapkan dapat menciptakan sistem transportasi yang aman, nyaman, dan lancar selama musim mudik Lebaran 2025. (*)






