WARTAKENDALI | Kota Batu, Polres Batu – Kepolisian Resor Batu, Polda Jawa Timur, melalui Satlantas Polres Batu telah mengamankan Sugianto (44)Tahun, sopir bus pariwisata AA 69 Trans berwarna hitam merah dengan nomor polisi B 7489 XA.

Kecelakaan maut yang melibatkan bus pariwisata kembali terjadi di Kota Batu. Laka terjadi pada Rabu (15/1/2025) pagi sekitar pukul 09.30 WIB, di pertigaan bawah Pasar Induk Among Tani, Kota Batu.
Tepatnya di tikungan Jalan Pattimura menuju Jalan Dewi Sartika. Laka ini menyebabkan satu korban jiwa atas nama Paidi (76) Tahun warga Karangjambe, Desa Beji. Kecamatan Junrejo, Kota Batu.
Kasatlantas Polres Batu, AKP Kevin Ibrahim menjelaskan bahwa saat ini telah di lakukan pengamaman terhadap supir bus untuk dimintai keterangan. Dan korban ditabrak bus dari belakang hingga mengalami luka serius di sekujur tubuh yang menyebabkannya meninggal dunia. Kini jenazah korban telah dibawa ke Rumah Sakit Hasta Brata.
“Selain sopir petugas juga sudah mengamankan barang bukti yaitu bus serta sepeda motor korban, senjutnya korban di bawa ke Rumah Sakit Hasta Brata, Kota Batu,” jelasnya.
Beliau juga menuturkan kalau indikasi kecelakaan ini, diduga dikarenakan sopir bus lalai tidak berhati-hati saat melaju di pertigaan Jalan Dewi Sartika.

“Jadi sopir bus tidak melihat ada kendaraan roda dua yang melaju searah di mana posisi sebelah kiri kendaraan. Karena jarak yang dekat mengakibatkan benturan tidak terelakkan,” tutur AKP Kevin. .
Masih kata Kelvin sapaan akrabnya mengatakan bahwa, pengendara sepeda motor jatuh di bawah kolong bus dan menyebabkan korban tertabrak hingga terseret beberapa meter hingga meninggal dunia.
“Dan rencananya bus mau mengantar rombongan anak SD dari Jember menuju Jatim Park 2. Total penumpang bus sebanyak 60 orang,” ujarnya.
Sama seperti laka lantas sebelumnya, kejadian ini juga sangat mengundang perhatian warga dan para pengguna jalan yang tengah melintas.
“Petugas dari Dinas Perhubungan Kota Batu dan Polres Batu yang segera tiba di lokasi, langsung melakukan pengaturan arus lalu lintas serta mengevakuasi korban,” bebernya.
Dan penyebab pasti kecelakaan masih dalam proses penyelidikan oleh pihak kepolisian. Namun, masyarakat diimbau untuk berhati-hati saat melintas di lokasi kejadian, mengingat di lokasi tersebut sering menjadi titik rawan kecelakaan. (*)






